Malam ini, publik sepak bola dunia akan melihat pembuktian Arsitek Argentina Maradona meracik para pemain bintangnya. Hingga sehari menjelang pertandingan, Argentina memang banyak diragukan masyarakat pencinta bola, bahkan oleh pendukung fanatik mereka. Melawan Nigeria malam ini di Stadion Ellis Park, Johannesberg, Argentina tentu harus menang jika tak ingin pulang lebih cepat.
Pada latihan terakhirnya, berdasarkan laporan Star Online, Si Tangan Tuhan memasang trio penyerang. Ini tak lazim jika melihat formasi yang digunakan Maradona semasa kualifikasi. Argentina yang biasanya memasang duet penyerang, kali ini akan memasang trisula Lionel Messi, Gonzalo Higuain, dan Carlos Tevez di pilihan pertama.
Jika tak berhasil, Maradona juga punya alternatif yang juga memasang tiga penyerang. Mereka adalah Diego Milito, Sergio Aguero, dan Martin Palermo. Keenam striker itu super tajam. Tapi, apakah mereka akan padu?
Dengan memasang tiga penyerang, Maradona berarti harus merelakan lini tengahnya bolong. Kuartet ini tengah yang biasa diisi Di Maria, Veron, Mascherano, dan Guiterrez, terpaksa harus dipangkas. Konsekuensinya, suplai bola ke depan semakin berkurang. Dan yang lebih krusial, pertahanan akan semakin menganga.
Tapi, untuk menyerang, pola 4-3-3 merupakan garansi untuk mencetak banyak gol. Apalagi trio pilihan pertama sudah terbukti memiliki naluri mencetak gol di setiap klubnya. Jika salah satunya tidak dalam kondisi terbaik, pilihan penyerang masih banyak dan memiliki ketajaman yang tidak diragukan lagi pada diri Milito, Aguero, dan si tua nan eksentrik Palermo.
Kubu lawan, Nigeria, juga tak bisa dianggap enteng. Walaupun berada di peringkat 20 FIFA, mereka punya semangat baja seperti layaknya tim dari benua Afrika. Terbukti di dua penyelenggaraan Piala Dunia (1994 dan 1998), mereka mampu melaju ke babak kedua.
Ciri khas menyerang dengan penuh kecepatan khas Elang Super, julukan Nigeria, patut diwaspadai Albiceleste, julukan Argentina. Nigeria bersyukur punya penyerang handal kelas dunia pada diri Yakubu, Obafemi Martins, Osaze Odemwingie, Victor Obina, Chinedu Obasi dan Ikechukwu Uche.
Sama seperti Argentina, pasukan Elang Super kerap melupakan pertahanan. Seperti dikutip dalam goal.com, semenjak Taribo West pensiun, belum ada lagi pemain belakang yang bisa menggantikan perannya sebagai tokoh sentral di jantung pertahanan. Nigeria juga masih kesulitan bermain sebagai sebuah tim dan lebih mengandalkan permainan individual. Salah satu momen terburuk adalah kegagalan mereka menembus putaran final Piala Dunia 2006 di Jerman.
Lepas dari kelebihan dan kelemahan masing-masing, laga di Grup B ini pasti akan menyuguhkan permainan yang sedap dipandang. Jual-beli serangan tentu tak bisa dihindarkan melihat materi permainan mereka. Tinggal bagaimana masing-masing tim bisa lebih dulu memperkuat pertahanan sebelum para penyerang yang super ganas di kedua kubu menjebol gawang.
Namun demikian, tak bisa dikesampingkan, materi pemain Argentina lebih lengkap. Kans Argentina memenangi pertandingan pun seturut dengan kombinasi para pemainnya itu.(*)
***Telat memposting. Seharusnya diposting sebelum pertandingannya dimulai. Tapi, prediksinya sebagian besar benar kok...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar